Dua Orang Pemuda Masuk Islam, Ustadz Multazam: Jangan Malu

Belitungudpate.com–Tanjungpandan (23/04) Susana Musolla sekaligus markas Muallaf Center Belitung di Jalan Murai Aik Rayak tampak ramai usai Sholat Isya. Terpantau oleh Belitung Update, tampak hadir beberapa tokoh ummat diantaranya Drs. Ibnu Habban (Ketua Dewan Masjid Indonesia/DMI Kab. Belitung), Santo (Ketua Muallaf Center Belitung), Tokoh Muda Belitung Ustadz Multazam, dan sejumlah tokoh lainnya.

“Malam ini ada dua orang saudara kita yang akan bersyahadat dan masuk ke dalam agama Islam.” ungkap Pak Haji Asma’i selaku pembawa acara.

Dua orang yang dimaksud adalah dua orang pemuda bernama Afandi dan Joni (Jaka), yang sebelumnya beragama Buddha dan malam ini memutuskan untuk pindah agama dan memeluk Islam.

Afandi dan Joni bersyahadat dengan dipandu langsung oleh Drs. Ibnu Habban, selaku Ketua DMI Belitung.

Ada pun Tausiyah dan Do’a disampaikan oleh Ustadz Multazam. Dalam Tausiyahnya, Tokoh Muda yang juga merupakan Ketua Bidang Pendidikan Dakwah dan Pembinaan Muallaf DMI Kab. Belitung berpesan agar tidak perlu malu dalam mengikrarkan, mempelajari dan mengamalkan Islam.

“Jangan pernah malu untuk belajar. Dalam maksiat, malu itu iman. Tapi dalam taat tidak boleh malu. Jangan sungkan untuk bertanya, bercerita atau menyampaikan sesuatu kepada kami.” terangnya.

Dia juga menegaskan bahwa yang berat setalah ikrar adalah istiqomah. Karena itu ia menyarankan agar selalu berusaha dekat dengan orang-orang sholeh. “Sungguh-sungguh adalah kunci utama. Man Jadda Wajada.” lanjutnya mengutip pepatah Arab yang sangat populer.

Sementara itu, aktifis dakwah Asngadi yang membawa dua orang pemuda tersebut mengaku bahwa sebelumnya telah terjadi diskusi antara dirinya dengan pemuda tersebut.

“Yang bersangkutan menerima hidayah setelah melalui proses diskusi dan belajar berfikir yang panjang dan lama.” terangnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *